Dialog Mahasiswa-Dosen: Serap Aspirasi Kelancaran Kuliah Era Pandemi

0
51
Ruang Zoom serap aspirasi mahasiswa Teknologi Pangan Unimus
Ruang Zoom serap aspirasi mahasiswa Teknologi Pangan Unimus

Himpunan mahasiswa teknologi pangan (Himatepa) Teknologi Pangan Unimus memfasilitasi dialog mahasiswa dengan dosen secara daring untuk kelancaran kuliah secara daring di era pandemi, sabtu 6 Maret 2021. “Perwakilan mahasiswa dari semua angkatan turut hadir dalam acara ini, demikian juga sebagian besar dosen turut serta. Tujuan acara ini adalah mencari solusi dari kendala-kendala yang dihadapi dalam pembelajaran secara daring,” tutur Devi Amalia ketua Himatepa. Berikut rangkumannya.

Pembelajaran daring yang kurang efektif yang hanya memberikan materi saja tanpa adanya diskusi atau penjelasan dari dosen.

Disampaikan oleh Dr Nurhidajah Kaprodi Teknologi Pangan, “Semua dosen menginginkan sistem kuliah offline, namun sebagian mahasiswa menginginkan offline dan sebagian nyaman daring. Bapak/Ibu dosen menginginkan mahasiswa on came dan berlomba-lomba untuk aktif bertanya atau menanyakan materi yang kurang jelas . Diharapkan kita memaksimalkan wa grup, zoom, gmeet, dan media daring lainnya agar terjalin komunikasi yang baik. Karena belum diizinkan kuliah offline diharapkan mahasiswa memahami kondisi dan memaksimalkan kemampuannya.” Ditambahkan Bu Kaprodi yang akrab dipanggil dengan Bu Inung, “Tiap dosen memiliki style yang berberda-beda dalam mengajar. Dan untuk penilaian juga tidak semata mata mengambil nilai saja, keaktifan juga dinilai. Kalau dirasa kurang berkenan jika bapak ibu mengshare materi saja silahkan disampaikan. Terimakasih sudah disampaikan ya, semoga semester depan bisa sama-sama memperbaiki dan lebih baik lagi.”

Suasana dialog mahasiswa-dosen Teknologi Pangan Unimus
Suasana dialog mahasiswa-dosen Teknologi Pangan Unimus

Dr Siti Aminah menambahkan, “Model kuliah yang sepertinya efektif adalah diskusi antar teman, mahasiswa memberikan pertanyaan dan jawaban sehingga antar siswa aktif menanggapi dan dosen menyimpulkan materi yang telah dipresentasikan. Dengan presentasi, bertanya, dan menjawab diharapkan mahasiswa menangkap materi dengan jelas karena telah dipraktekkan secara langsung. Dosen memberikan waktu kepada mahasiswa untuk bertanya secara langsung baik itu melalui wa pribadi atau wa grup jikalau ada materi yang kurang dipahami.”

Jadwal praktikum offline yang sangat terbatas yang membuat mahasiswa kurang paham dalam skill praktek langsung dilab. Setidaknya terdapat video untuk penunjang pembelajaran praktikum daring.

Dr Yunan Kholifatuddin Sya’di selaku sekprodi Teknologi Pangan menjelaskan, “ Walaupun praktikum dibatasi karena offline namun akan diberikan gambaran kontrak praktikum sehingga mahasiswa dengan baground apapun bisa memahami materi praktikum. Di situasi pandemi, kita harus saling menjaga sehingga pembelajaran praktikum offline diatur sedemikian rupa agar bisa dilakukan bergantian. Sebagai mahasiswa harus aktif bertanya agar mengetahui hal yang belum kita pahami.”

Dr Nurhidajah menambahkan,”Jika ada mata kuliah praktikum yang dapat dilakukan di rumah dan bahannya ada di rumah bisa dilakukan saat online, namun jika praktikum bahannya hanya terdapat di laboratorium kampus diusahakan ada praktek offline secara bergantian dengan jadwal yang telah disusun. Mahasiswa bisa mendapat materi dengan mengakses video di youtube agar kreatifitas kita juga terbentuk. Yang backgroundnya tidak dari IPA, boleh berdiskusi dengan dosen secara pribadi tentang materi praktikum yang belum dimengerti.”

Terkait dengan kebijakan PKL online yang notabene PKL adalah untuk melatih skill mahasiswa untuk terjun langsung ke industri tetapi dengan PKL online ini mahasiswa tidak mendapatkan skill apapun jika hanya dengan pemaparan dengan PPT dan berdiskusi sendiri tanpa melakukan praktek langsung.

Dijelaskan oleh Dr Nurhidajah , “PKL itu tidak sendiri namun bersama masyarakat di tempat tersebut, namun saat ini kebanyakan PKL dilakukan secara daring karena tidak tahu kondisi  tempat PKL seperti apa sehingga belum berani melepas mahasiswa karena kesehatan yang rentan dimasa seperti ini. Karena ingin meminimalkan resiko jadi PKL dilakukan secara online dengan solusi memberikan pelatiahan kepada mahasiswa secara online sebagai gambaran di industri. Kalau offline biasanya PKL dilaksanakan mulai liburan semester 5 sampai semester 6. PKL di desain agar seluruh mahasiswa diharapkan aktif.

Dr Agus Suyanto menambahkan, “Belajar memanajemen dirinya sendiri, mulai waktu dan diharapkan berperan aktif untuk menciptakan kreatifitas. Karena semuanya dilakukan secara daring, baik industri maupun instansi lainnya. Belajar mandiri karena sarana internet yang mewadahi, sehingga semua materi yang kita butuhkan dapat kita akses dengan mudah. Juga bisa belajar secara kelompok baik bersama teman maupun dosen sehingga bisa saling bertukar pikiran dan apapun yang belum dipahami bisa ditanyakan.”

Kampus Unimus
Kampus Unimus

Penggunaan aplikasi Sidia yang tidak semuanya bisa mengakses dan sipen yang tidak bisa merekap absen melalui sidia.

Dijelaskan oleh Dr Nurhidajah, “Sidia adalah sistem baru khusus FIKKES yang diharapkan membantu dosen dalam hal absen mahasiswa, sistem sidia semester kemarin belum sempurna namun untuk semester ini sudah diperbarui.”

 Jam pembelajaran mata kuliah yang tidak sesuai jadwal yang akhirnya tabrakan dengan jadwal setelahnya.  

Dijelaskan oleh Dr Nurhidajah, “Bapak/Ibu dosen akan memberikan materi sesuai aturan. Kalau dirasa memang belum selesai pada jam pertemuan itu pasti akan dijelaskan lebih lanjut supaya teman” mahasiswa paham terkait materi yg diajarkan. Kalaupun sudah melewati jam nya tidak apa diingatkan saja, lalu bisa meminta jam tambahan diluar matkul untuk menyambung serta menanyakan apabila masih dirasa belum jelas oleh materi tersebut.”

Tidak adanya penurunan biaya UKT dan biaya praktikum sedangkan dimasa sekarang semuanya serba online dan jadwal praktikum offline yang terbatas.

Dijelaskan oleh Dr Nurhidajah, “Kalau UKT itu kewenangannya Universitas dan beberapa waktu lalu sudah audiensi BEM dengan pimpinan fakultas dan universitas.  Kalau praktek offline meski waktunya terbatas kan reagennya sama, karena materinya sebagian besar dipraktekkan. InsyaAllah semua prodi memikirkan mahasiswa terkait UKT. Yang bisa kita minimalkan spt PKL kita sesuaikan.”

Sinergi mahasiswa dan dosen Teknologi Pangan Unimus kunci sukses pembelajaran. Semangat dan tetap berprestasi di era pandemi. semoga pandemi segera berlalu. aamiin (Devi/Gus/Admin)