Kuliah Kewirausahaan Bersama Papa Ron’s Pizza di Prodi Teknologi Pangan UNIMUS

0
173
Penyerahan cinderamata, Dr Nurhidajah kepada Anggraeni STP
Penyerahan cinderamata, Dr Nurhidajah kepada Anggraeni STP

Selasa (18/4 2017) Prodi Teknologi Pangan UNIMUS menyelenggarakan Kuliah Umum dengan narasumber dari Papa Ron’s Pizza mengangkat tema “Setelah Lulus Kuliah Lalu Berwirausaha, Kiat Merintis Usaha Baru.” Kuliah disampaikan oleh Mbak Melati Citra Anggraeni STP pemilik Papa Ron’s Pizza Semarang. Kaprodi Teknologi Pangan UNIMUS Dr Nurhidajah STP MSi yang membuka kuliah ini menyampaikan kepada mahasiswa, “Papa Ron’s Pizza adalah contoh wirausaha yang sukses, perusahaan ini berdiri tahun 2000 telah mempunyai 23 outlet di seluruh Indonesia dan 6 outlet diantaranya berada di Jabodetabek. Mbak Anggi ini (panggilan Melati Citra Anggraeni) adalah Sarjana Teknologi Pangan, ilmunya sama dengan saudara.“ Ditambahkannya, ada juga rasa kebanggaan tersendiri kepada Papa Ron’s Pizza sebagai salah satu  restaurant Pizza merek nasional yang bisa bersaing dengan waralaba internasional. 

Banyak pengetahuan yang disampaikan Mbak Anggi di hadapan mahasiswa berdasarkan pengalaman kewirausahaannya, diantaranya sharing bagaimana merintis usaha baru dan mendirikan outlet-outlet baru. Entrepreneur muda ini juga berbagai ilmu tentang kiat-kiat berwirausaha, menjaga kualitas produk, service excellent, dan menjaring pelanggan.

Dijelaskan oleh Mbak Anggi, “Untuk dapat selalu memenuhi selera konsumen, di dapur percobaan kami senantiasa melakukan inovasi dan berkreasi untuk menciptakan menu-menu baru yang lezat dan inovatif. Selain dari kualitas makanan yang tinggi, Papa Ron’s Pizza juga didukung oleh team product development  yang berdedikasi tinggi dan mempunyai pengalaman internasional.” Prestasi yang telah diraih diantara penghargaan The Best Tasting Pizza  versi harian Jakarta Post dan peringkat ke tiga terbaik terhadap kepuasan pelanggan versi majalah SWA.

Foto bersama Mahasiswa dan staf Prodi Teknologi Pangan Unimus dengan Papa Ron's Pizza
Foto bersama Mahasiswa dan staf Prodi Teknologi Pangan Unimus dengan Papa Ron’s Pizza

Sambil memperkenalkan produknya dengan membagi-bagi Pizza kepada mahasiswa, Mbak Anggi menjelaskan sisi diferensiasi produknya dibanding produk lain. Konsep dari Restaurant Pizza ini adalah Restaurant keluarga dengan target market mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Restauran kami mengenalkan makanan “East Meets West” atau cita rasa Asia, tervariasi dalam menu favorit seperti Terong Balado Pizza, Ayam Bakar Pizza, Strip Steak Pizza, BBQ Meat Fiesta, Asian Spicy Tuna, Thai Garlic Chicken  dengan berbagai pilihan topping lainnya. Produk pizza kami memiliki beberapa jenis rasa yang berbeda dengan 4 kategori yaitu Papa’s Pizza, Vegetarian PizzaLoaded To The Max Pizza dan Premium Pizza. Ada juga produk sensasional yaitu pizza dengan ukuran besar berdiameter 50 cm yang diberi nama Godzilla Pizza. Restauran dilengkapi aneka dessert seperti Ice Cream dan Pudding juga aneka minuman. “Lezaat..tertarik untuk mencicipinya bukan…”

Ditambahkan Yusuf STPi MSi PhD, Pengampu Mata Kuliah Kewirausahaan Prodi Teknologi Pangan UNIMUS, “Kewirausahaan diajarkan di Perguruan Tinggi, untuk memberikan bekal kepada mahasiswa agar nantinya mau terjun berbisnis sesuai dengan kompetensi pengetahuan yang diterimanya di bangku kuliah. Wirausaha tidak hanya masalah modal dan hard skill yaitu pengetahuan teknis usaha namun juga soft skill yaitu mental berusaha. Dengan menghadirkan pelaku usaha harapan kami mereka dapat berbagai kiat kepada mahasiswa dalam menjalankan usahanya.”

Mahasiswa Prodi Teknologi Pangan UNIMUS
Mahasiswa Prodi Teknologi Pangan UNIMUS

“Disamping Kewirausahaan dimasukkan dalam kurikulum, pemerintah juga telah menfasilitasi kepada mahasiswa untuk berlatih berwirausahaan melalui skim Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKMK) yang didanai oleh Kemenristek Dikti. Ayo raih kesempatan emas ini, agar nanti setelah lulus benar-benar siap menjalankan usaha di  bidang pangan,” ujar M Yusuf kepada peserta kuliah umum.

Jiwa wirausaha memang harus terus ditumbuhkan untuk kemajuan dan daya saing bangsa. “Data yang dikumpulkan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) bahwa jumlah wirausaha di Indonesia baru pada kisaran 1,65% dari total penduduk, masih ketinggalan dibandingkan dengan negara-negara ASEAN seperti Thailand (3%), Malaysia (5%), Singapura (7%). Persentase  wirausaha dengan kemajuan suatu negara berkorelasi positif, sebut saja Jepang persentase wirausaha sudah mencapai 10% dan Amerika 12%. Namun jangan berkecil hati, potensi keunggulan komparatif yang dimiliki bangsa Indonesia mendukung wirausaha dapat tumbuh cepat dan establish. Sukses di depan Anda dan ada di tangan Anda” jelasnya memberi motivasi kepada mahasiswa. Semoga. (Gus/admin) http://unimus.ac.id

 

Work together with an www.resumecvwriter.com/ unlimited number of others to create and edit diagrams in real time, with changes merged and synced instantaneously — great for team collaboration and working with clients.