Teknologi Pangan UNIMUS Ikut Peringati Hari Pangan Sedunia 36

0
154

 

Poster HPS 36Mahasiswa baru Prodi Teknologi Pangan UNIMUS diasah kepedulian untuk concern dalam bidangnya dalam kegiatan aksi simpatik memperingati Hari Pangan Sedunia (HPS) ke 36 tahun 2016 di area car free day Simpang Lima Semarang. Dengan didampingi beberapa dosen mereka diajak jalan santai sambil mengenalkan kepada masyarakat tentang tema HPS, “Membangun Kedaulatan Pangan Berkelanjutan Mengantisipasi Era Perubahan Iklim”. Tema tersebut diterjemahkan dari tema FAO (Food and Agriculture Organization) badan pangan PBB yang berjudul Climate is Changing, Food Agriculture Must Too.  Peringatan HPS ditetapkan tanggal 16 Oktober melalui Resolusi PBB No. 1/1979 di Roma Italia.

Pemerintah menggelar Peringatan HPS ke-36  tanggal 28-30 Oktober 2016 di alun-alun Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, dihadiri Presiden Jokowi yang didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi. Turut hadir pada peringatan HPS 5.000 peserta tamu undangan baik petani, penyuluh, peternak, dan perwakilan dari 34 daerah Provinsi di Indonesia yang ikut membunyikan “klotong” pada saat pembukaan acara. Presiden Jokowi setibanya lokasi Kompleks Perkantoran Pemda Kabupaten Boyolali langsung meninjau pameran gelar teknologi yang memamerkan sejumlah produk tanaman unggulan seperti sayuran, buah, dan tanaman pangan lain, serta peternakan sapi pejantan dari berbagai daerah sentra.

mahasiswa teknologi pangan unimus mensosialisaikan HPS di acara car free day
Sosialisasi HPS di acara car free day

Pameran teknologi dan Demonstrasi usaha tani gabungan kelompok (Dem Area) juga digelar di areal lahan seluas 100 hektare di Kecamatan Banyudono, Desa Trayu. “Keanekaragaman pangan yang tumbuh di wilayah Boyolali menjadi pertimbangan terpilihnya Boyolali sebagai tuan rumah di HPS 2016. Hal tersebut menunjukkan bukti diversifikasi pangan yang bisa dikembangkan untuk menopang kedaulatan pangan,” ujar pejabat Kementerian Pertanian (Kementan). Kementan merupakan koordinator pelaksanaan HPS sebagai focal point  Food and Agriculture Organization (FAO), bekerjasama dengan Kementerian pelaksana HPS lainnya di antaranya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), dan tentunya pemda Kabupaten Boyolali dan Pemda Provinsi Jawa Tengah.

Ketua Program Studi Teknologi Pangan UNIMUS Dr Nurhidajah STP MSi menjelaskan, “Acara peringatan HPS ini perlu kami perkenalkan kepada mahasiswa baru khususnya, agar mereka mengetahui area bidang ilmu pangan, karena di peringatan HPS ini juga ada Lomba Cipta Menu dimotori oleh Badan Ketahanan Pangan berkerjasama dengan stakeholder pangan di seluruh Propinsi. Mahasiswa diharapkan juga dapat berkontribusi dalam memberikan ide dan gagasan inovasi teknologi di bidang pangan untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.”

“Membangun kedaulatan pangan artinya memenuhi ketersediaan, akses dan keterjangkauan pangan oleh penduduk, serta pangan yang bergizi, beragam dan aman,” tambahnya. Tantangannya semakin berat di era perubahan iklim, adalah tugas kita bersama. (Gus/admin)

Zur problematik weiblicher freelance ghostwriting jobs identittsfindung.