Kuliah Tamu Prodi Teknologi Pangan Bersama Owner Keju Indrakila Dan Dirut PT Lotte Mart Indonesia

0
154

 

IMG_20042016_104819
Dari Kiri: Ir Yosep Buntaran MM, Novianto ST, Dr Nurrahman (Moderator)

Mengangkat tema “Peluang pemasaran produk lokal dalam level nasional dan internasional”, prodi Teknologi Pangan Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) mengajak kepada mahasiswa UNIMUS untuk meningkatkan daya saing bangsa melalui peningkatan mutu produk pangan. Kuliah tamu yang diikuti oleh semua mahasiswa Prodi Teknologi Pangan dan perwakilan Prodi-prodi lain di UNIMUS pada 20 April 2016, menghadirkan the one top person yaitu Direktur Utama PT Lotte Mart Indonesia Ir Yosep V Buntaran MM dan Direktur KSU Keju Boyolali yang lebih dikenal Keju Indrakila.

PT Lotte Mart Indonesia memiliki puluhan gerai hypermarket dan wholesale yang tersebar di Indonesia,  dan tentu menjadi bagian dari jaringan Lotte Mart di Asia yang berpusat di Korea Selatan. Lotte Mart menjual berbagai bahan makanan, pakaian, mainan, elektronik, dan barang lainnya. Perusahaan Keju Indrakila di Boyolali yang rintisannya sejak 2007 dan memulai produksi tahun 2010, didirikan oleh Noviyanto ST, tergolong entrepreneur muda yang sukses, mendapat penghargaan banyak dari Dinas/Kementrian hingga diundang ke Istana. Produk keju yang banyak variannya juga telah memenuhi permintaan pelanggannya di Indonesia hingga manca negara. “Kita ingin belajar kesuksesan dari orang-orang yang sukses, mengangkat produk pangan lokal yang bisa diterima di pasar nasional dan internasional, serta bagimana kiat-kiat sukses menjadi enterpreneur,” jelas Agus Suyanto STP MSi, koordinator kegiatan kuliah tamu.

IMG_20042016_112842
Penyerahan cindera mata kepada Yosep Buntaran

Yosep Buntaran berbagi banyak hal, selain menyampaikan kiat-kiat agar produk pangan kita bisa menembus pasar, beliau juga menekankan pentingnya memiliki jiwa wirausaha bagi mahasiswa. Alumni Fakultas Teknologi Pertanian IPB ini senang berbagi pengalaman dengan mahasiswa Teknologi Pangan. “Saya seperti mahasiswa, menjadi muda kembali ketika berada di tengah-tengah Saudara,” akunya.

“Saya kasih rumus sukses usaha ya, kuasai ABC yaitu Attitute (Sikap), Berhavior (Tingkah laku), dan Character (Karakter),” paparnya. Dijelaskan, sering kali seseorang itu gampang putus asa, suka menunda, gak mau repot, dan kerja lelet. Mana mungkin dia sukses. Ini masalah attitude (SIKAP). Ada juga beralasan: saya gak punya modal, gak pinter, gak ahlinya. Tambah gagal dia. Ini adalah Behavior (TINGKAH LAKU).  Atau ada juga begini: ah mana bisa, gak mungkin lah, gue?? Pasti Super gagal lagi. Ini adalah Character (karakter). Jadi Tumbuhkan ABC yang positif, maka Anda akan berhasil.

Beliaupun juga memberikan tips di tengah keterbatasan yang ada dengan kata-kata motivasi. As a human beings we should believe that whatever our limitations are, we still have the ability to tackle them as long as we have the willingness in mindSebagai manusia kita harus percaya bahwa apapun keterbatasan kita , kita masih memiliki kemampuan untuk menangani mereka selama kita memiliki kemauan dalam pikiran.

Don’t tell me sky is the limit when there is footprint on the moonJangan bilang langit adalah batas ketika ada jejak di bulan. The only limits in your life are the ones you create in your mindSatu-satunya batas dalam hidup Anda adalah orang-orang yang Anda buat dalam pikiran Anda

kick andy indrakila
Novianto tampil di Kick Andy

Sedangkan Novianto ST Sang Pemborong Juara dan pernah manggung di Kick Andy Metro TV berbagai sukses melalui usaha Keju Indrakilanya. Beliau sadar potensi yang melimpah susu sapi Boyolali, seringkali nasib petani kurang beruntung dengan harga susu segar yang murah. Novianto ikut mengangkat ekonomi masyarakat dengan membeli susu Rp 1000 lebih mahal dari pembeli lainnya. Kepercayaan pelanggan keju terus meningkat, terbukti dengan banyaknya permintaan keju, termasuk permintaan varian keju. Pengusaha itu harus kreatif dan inovatif, jelasnya.

Novianto sebetulnya tidak punya background ilmu pangan karena kuliah di jurusan arsitektur. Namun karena kesungguhan belajarnya, diawali ketika melakukan pendampingan masyarakat tahun 2007 dapat belajar dengan orang Jerman yang juga ikut dalam pendampingan masyarakat, belajar tentang per-kejuan. Ilmu kepepet, dan melihat potensi dan peluang yang demikian besar, serta panggilan hatinya untuk mengangkat ekonomi masyarakat Boyolali, akhirnya Novianto memberanikan diri terjun di dunia food production yaitu pengolahan keju. “Wah, malu rasanya kita yang orang Teknologi Pangan tidak punya keberanian seperti Pak Novianto,” aku M Yusuf PhD sekretaris Prodi Teknologi Pangan UNIMUS.

IMG_20042016_102154
Sampel Keju Indrakila, menjual sekali

Novianto pun mengaku, kami akan terus belajar, dan senang kalau teman-teman dari Teknologi Pangan UNIMUS mau joint untuk pengembangan pengolahan keju. Beliaupun berpesan kepada mahasiswa, terus belajar dan berkarya, jangan lupakan berdoa dan berbakti kepada kedua orang tua untuk kesuksesan hidup kita. “Alhamdulillah, sedikit ilmu keju-nya, ia bisa berbagi ilmu. Banyak daerah yang memintanya untuk ikut mendampingi pilot project pendirian industri pengolahan Keju, bahkan pemerintah pusat juga ikut menggandengnya,” syukurnya.

Betul Pak Yosep dan Pak Novi, terima kasih ilmunya, semoga kami bisa mencontoh kesuksesan Bapak. Amin. (Gus/Admin)

Courtesy of tnw follow us on twitter, facebook https://homeworkhelper.net/ , google plus, pinterest.